Merupakan
salah satu pemimpin dalam LTN (Low Throughput Networks) dan salah satu
kontributor utama dalam upaya EFTSI untuk menciptakan standar yang relevan.
Pendekatan sigfox merupakan variasi dari jaringan selular yang digunakan oleh
ponsel, tapi bukannya menawarkan layanan yang ditargetkan untuk manusia yang
membutuhkan bandwith tinggi. Keuntungan dari jaringan selular (jarak jauh,
mudah untuk diatur) yang dikombinasikan dengan konsumsi daya yang rendah, dan
biaya yang lebih rendah. Transmisi yang digunakan adalah Ultra Narrow Band
(UNB) dengan setiap sinyal yang dikirim memiliki bandwith 100 Hz. Dikarenakan
memakan tempat yang sangat kecil tadi, noisenya juga akan sangat rendah,
sehingga sinyal yang demodulasi akan memiliki kemungkinan yang sangat rendah
saat diterima.
Setiap
pesan sendiri secara defaultnya dikirim tiga kali meskipun hal ini bisa diubah.
Hal ini tentu memiliki tujuan. Pertama, transmisi downlink sangatlah jarang,
tidak ada fungsi untuk konfirmasi (apakah data sudah diterima), oleh karena itu
pengiriman ulang pesan dilakukan untuk untuk memastikan bahwa pesan memiliki
peluang yang lebih baik untuk mencapai base station. Yang kedua, setiap
transmisi dikirim dengan frekuensi yang berbeda. Oleh karena itu efek fading
dapat dikecilkan.
Sigfox mengsetting
base station untuk men-scan spectrum di setiap channel. Node sendiri mengirim
transmisi secara acak di frekuensi yang tentunya memiliki range tertentu. Sigfox
tidak mengenkripsi payload yang ditransmisikan (enkripsi payload diserahkan ke
pelanggan, hal ini dilakukan pada sisi aplikasi).
Struktur rangka Sigfox ini saat ini tidak tersedia untuk umum. Disi si
keamanan sendiri sigfox sebagian besar tertarik pada integritas jaringan.
Keamanan payload diserahkan pada sisi pelanggan. Hal ini merupakan tanggung
jawab pelanggan untuk menstruktur dan dan mengenkripsi data, sigfox sendiri
hanya berfungsi untuk saluran transportasi data ke sistem IT pelanggan. Oleh
karena itu keamanan dapat divariasikan tergantung pada implementasi, dan dengan
demikian rentan terhadap serangan. Setiap end-point harus didaftarkan online
untuk diijinkan menggunakan jaringan network. Akan tetapi, faktanya kunci
pengaman tetap konstan, bisa menjadi risiko keamanan.
Seperti yang
terlihat bahwa semakin kecil data rate, maka semakin kecil pemakaian pada
sigfox (UNB). Meskipun hal ini dikarenakan hal ini belum terbukti dikarenakan
sigfox mengirim data beberapa kali untuk memastikan data terkirim (tidak ada
konfirmasi data telah terkirim/ one way). Tetapi hal tersebut dijelaskan oleh
gambar berikut :


